Marah tanda sayang?

Standard

Mungkin memang benar kata orang, tidak selamanya marah itu karena benci tapi sebaliknya. Iya, karena sayang. Kita para lelaki susah bahkan tidak sanggup membaca pikiran dan keinginan wanita. Mungkin hanya Dedy Corbuzier saja yang bisa baca pikiran. Mungkin!!

Ketika kita ingin menegur secara halus dan ternyata tidak efektif, mungkin dengan sedikit menggunakan bahasa verbal yang agak kasar bisa lebih terdengar. Hal seperti ini sebenarnya secara sadar tidak di sukai, tapi harus bagaimana lagi? Kita terpaksa harus rela menjadi sesuatu yang tidak kita sukai agar seseorang bisa di beri pengertian.

Di antara kalian pasti akan merasa hal seperti itu tidak wajar dan tidak benar. Tapi pernahkah kalian merasa menyesal di awal kejadian? Merasa bahwa yang kita lakukan itu salah tapi tetap saja di lakukan.

“menjadi orang lain yang tidak disukai kadang harus dilakoni demi perubahan”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s