Otak Beku

Sekilas terbayang semua tentang masa-masa kecil, masa di mana semua begitu mudah. Semua begitu murah dan terlalu mainstream.

Berbanding terbalik di saat seperti ini. Saat di mana semua terlalu mahal untuk di raih atau terlalu pelit untuk di miliki. Ntahlah, mungkin rasa bosan itu sudah terlalu besar. Hingga bosan itu sendiri “bosan” dengan dirinya sendiri.

Halusinasi kini menjadi sarapan setiap pagi. Mengalahkan mimpi yang menjadi menu makan malam.

Tapi setidaknya pikiran kotor tidak memiliki tempat di otak. Karena tidak cukup lagi ruang untuknya.

“Aku rindu akan masa kecil dimana Aku bebas bermain, bebas bercanda, bebas berteman dan murahnya kepedulian antar sesama”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s