Bicara sama tembok…

Semua orang mungkin pernah merasakan hal yang sama. Ketika kita mengharapkan pendapat seseorang, ntah itu dari sahabat, saudara, pacar atau bahkan suami/istri dan tidak bisa menemukan titik temu. Bahkan mungkin arah pembicaraan yang tidak nyambung. Seolah-olah kita berbicara dan berhadapan dengan tembok. Mungkin sedikit berbeda jika kita berhadapan dengan cermin.

Yang menjadi hal aneh dan terasa #nyessek jika yang kita mintai pendapat adalah orang terdekat.

Terkadang ada hal yang bisa kita bagikan ke orang terdekat tapi ada juga hal yang sia-sia di bagi meski dengan penjelasan yang terperinci.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s