Lelah…

Standard

Seseorang terkadang tidak mengeluarkan keluhannya secara verbal. Tapi lebih memilih memendamnya dalam hati. Bukan karena suka, tapi terkadang hanya itu pilihan yang ada. Daripada berbagi ke orang lain yang belum tentu dapat membuat hati lega, yang ada justru menambah perkara baru. 

Sayangnya, saat ini kita menjadi manusia “sosialita” yang di dukung oleh hadirnya berbagai macam jejaring sosial. Dan kebanyakan di antara kita lebih senang berbagi hal yang sebenarnya sensitif di sosmed.

Di luar semua hal tersebut, yang ingin ku sampaikan di sini adalah bagaimana pun beratnya masalah hidup mu, percuma kamu share ke orang lain yang tidak akan pernah mengerti dirimu. Dan ketika seseorang mulai lelah dengan sikap mu, jangan berharap orang itu akan bersikap sama seperti pertama kali kamu mengenalnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s