Kalimat Skeptis

Terlalu mainstream mengucapkan selamat pagi untuk mereka yang profesi nya di pandang positif di negeri ini. Kesannya seolah-olah kita sedang mencari muka dan berusaha menjilat mereka. Terdengar menjijikkan sih *menjilat* 😜 

Jadi sepertinya kita perlu mengubah cara pandang kita, yang kita sapa setiap pagi adalah mereka yang menjadi korban dan pelakunya. Tujuannya supaya mereka di kenal tentunya 😅

Mari menyapa Koruptor, Penerima Suap, Pemberi Janji Palsu (saat kampanye), dan mereka yang menyalahgunakan wewenangnya di birokrasi. Termasuk Aparat yang berubah menjadi Keparat yang berteriak tentang penegakan hukum tapi untuk realisasi diri sendiri Nol besar.

Dan untuk para korban; Pengangguran, pengemis, anak terlantar perlu sering-sering kita mention agar mereka yang duduk manis di kursi “malas” melihatnya saat scrolling timeline di Twitter. Jangan sampe akun twitter cuma di pake sekedar gaya-gayaan agar di bilang #kekinian 

“Ketika menegur secara halus tidak di pedulikan, bahkan di balas dengan cibiran, mungkin sudah saatnya menegur dengan cara yang berbeda, bukan berarti dengan kekerasan tapi mungkin dengan intensitas yang lebih besar. Bukan dosa ketika kita memaksa seseorang masuk surga, tapi adalah dosa besar jika kita hanya melihat saudara kita tersenyum menuju neraka”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s