Merasa? Mungkin iya.

Standard

Ada hal lucu ketika seseorang mengupdate status di sosial media yang maksudnya mungkin tentang seseorang di dunia nyata yang tidak berhubungan dengan sosial media. Namun, terkadang karena kejadian yang kita alami mungkin saja mainstream sehingga teman dalam sosial media merasa tersindir.

Pada dasarnya, semua orang mengalami kejadian kompleks yang hampir sama. Semua orang pernah merasa kecewa, misalnya karena janji yang tidak ditepati orang lain kemudian update status di sosmed. Ada yang merasa tersindir, ada juga yang merasa pernah mengalami hal yang sama. Seorang cewek yang putus dengan cowoknya kemudian update status dan mencaci-maki hingga menyamakan semua laki-laki seperti mantannya. Akhirnya yang komentar pun dominan cewek yang memiliki kesamaan. Tidak sedikit juga cowok yang komentar membela diri dan tidak ingin disamakan dengan mantan si cewek tadi. Hal yang biasa saja sebenarnya, tapi sering kita anggap heboh.

“Idealnya kekecewaan atau kemarahan terhadap seseorang baiknya kita ungkapkan kepada yang bersangkutan, bukannya malah melampiaskan ke sosial media yang bisa saja ujung-ujungnya menjadi bom waktu dan kelak merugikan diri sendiri”

kembali ke individu masing-masing, setiap orang memiliki cara sendiri untuk menunjukkan eksistensi dirinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s