Ketika Bumi Berputar…

Standard

Ada masa yang menyenangkan, ketika lulus sekolah dengan nilai terbaik. Ketika di terima di perguruan tinggi favorit. Ketika akhirnya lulus perguruan tinggi dan langsung menerima tawaran kerja di perusahaan besar. Itu hanya beberapa hal kecil. Kadang kita terhanyut dan terlupa, bahwa setelah masa indah biasanya menyusul masa-masa sulit. Sulit memang kita secara sadar untuk mengerti bahwa hidup ini saling berhubungan satu dan lainnya. Terkadang yang tampak di mata adalah kesulitannya saja. Dan hanya bisa bersedih dan merasa semuanya tak peduli.

Dan munculnya masa sulit; terlilit hutang misalnya. Di rumahkan oleh perusahaan yang mempekerjakannya. Rumah dan tanah di rebut oleh orang terdekat yang tidak lain adalah saudara sendiri. Menumpang di rumah tetangga. Selalu berdebat dengan Ayah. Jarang lagi ada percakapan ringan dengan Ibu. Padahal, jika di pikir dengan akal sehat dengan adanya hal sulit ini menjadikan kita lebih sadar. Lebih waras dan lebih besar hati. Akhirnya kita bisa saling mengerti. Bisa saling membutuhkan satu sama lain.

Terkadang di saat kita merasa kecil dan sepi, Tuhan mengirim orang lain yang tidak ada hubungan darah dengan kita untuk membantu. Sayangnya sebelum itu kita harus melalui yang namanya interospeksi diri. Mencari apa yang salah dan bagaimana cara memperbaikinya. Kini, Ayah dan anak bisa duduk berdampingan saling bertukar cerita. Dengan canda dan tawa, bukan dengan ketegangan dan sikap dingin lagi. (Itu dulu!)

“Ayah, Bunda… Aku sadar bahwa segala musibah yang kita alami ini adalah untuk mempererat hubungan kita sebagai keluarga, bukan malah memecahnya.”

Di mana pun keluarga berada, itulah rumah.

miss you dad.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s